Trik Curang Main Sabung Ayam 

Trik Curang Main Sabung Ayam – Mungkin anda sudah pernah membaca artikel serupa atau sejenis,tapi artikel ini berbeda karena sudah kami ambil dari sumber terpercaya , berikut trik curang main sabung ayam.

Trik Curang Main Sabung Ayam 

Trik Curang yang Sudah Biasa Di Lakukan (sudah Di sahkan oleh juri/ wasit)

1. Pemilik ayam aduan menilai bahwa ayamnya memiliki ukuran yang lebih kecil dan lebih muda, padahal ayam lawan sama-sama mempunyai ukuran yang sama dan juga usia yang sama. Hal ini punya tujuan agar mau di gandengkan dengan ayam yang memiliki ukuran lebih kecil dan lebih muda atau bisa juga ingin mendapatkan lawan dengan taji yang berukuran lebih pendek, intinya ingin mendapat lawan yang gampang dikalahkan. Cara Curang Menang Sabung Ayam

Pada kenyataan seperti ini biasanya pertarungan dapat berjalan begitu saja karena pada umumnya, rata-rata penghobi ayam aduan khususnya pemula (belum profesional) yang tidak mempunyai kesabaran karena ingin segera menyaksikan ayam jagoannya bertarung. Dengan kata lain, kurang memperhatikan ayam lawan. Contoh kasus supaya ayam terlihat menjadi lebih muda: dengan mencabut bulu ekor lancuran saat masih berumur 8-9 bulan. Ayam tetap dirawat seperti biasanya (rawat adu). Umur 10-11 bulan, bulu ekor akan kelihatan lebih muda dan membuat kesan seperti ayam baru berumur 7 bulanan.

2. Salah satu pemilik ayam aduan bisa menyebtukan bahwa ayam aduan yang ia bawa mempunyai kondisi kurang sehat/ tidak fit, hal semacam ini sudah sering terjadi dalam dunia sabung ayam karena dengan menharapkan untuk mendapatkan lawan yang lebih lemah.Pada kenyataannya, pemilik ayam aduan lawan terkadang masih tertipu dengan alasan seperti itu. Cara Curang Menang Sabung Ayam

Contohnya dengan cara kepala ayam dioles dengan putih telur agar keliahtan seperti ayam kurang sehat (kurapan) jadi orang bisa jadi menganggap enteng dengan kesehatan ayam lawan tersebut. Atau bisa juga dengan cara telapak kaki diberi batu kerikil lalu diperban, dan jika si ayam tersebut berjalan menjadi pincang. Ini agar dikira lawan ayam tersebut sedang sakit bubul sehingga nantinya bisa mendapatkan lawan/gandeng yang lebih lemah. Dan waktu di adu perban akan di copot si pemilik ayam dan akhirnya ayam tersebut bisa memenangkan pertarungan dalam waktu yang singkat. Hal semacam ini sudah sering terjadi pada arena pertarungan sabung ayam karena mendapatkan lawan tandingan dengan mudah. Pada kenyataannya, pemilik ayam aduan lawan terkadang masih terkecoh dengan trik seperti itu.